“aku cinta sama kamu , kenapa sih kamu gak percaya sama aku ? dia itu sodara aku dan aku sama sekali gak ada apa-apa sama dia”jelas seorang cowok jangkung berparas hitam manis . ia kini sedang duduk berhadapan dengan kekasihnya , menjelaskan suatu perkara yang menurutnya hanya hal sepele namun susah sekali untuk membuat gadis didepannya ini percaya . gadis dihadapannya hanya menghela napas panjang lalu beranjak dari kursinya .
“aku capek” ujar gadis itu singkat lalu pergi meninggalkan cowok itu . “suci ! tunggu ! aku anterin pulang” cowok itu menahan lengan gadis yang bernama suci itu . suci menghela napas lagi , “terserah” kembali ucapan singkat yang dilontarkannya .
-didepan rumah-
Terlihat seorang wanita setengah baya sedang duduk diteras rumah sambil sesekali menyeruput segelas teh panas , ia melihat sebuah motor vixion hitam mendekat kearah rumah . wanita itu tersenyum , beranjak dari duduknya ,”uci udah pulang ?” tanyanya pada suci . suci mengangguk pelan seraya menyalami ibundanya .
wanita paruh baya itu lalu menoleh pada sesosok cowok yang berdiri dibelakang suci , “eh , nak syawal . makasih ya udah nganterin suci . masuk dulu nak”ajak bunda . syawal hanya tersenyum lalu menoleh pada suci , dilihatnya suci yang sepertinya tak menginginkan kehadirannya disini . “sama-sama tante . gak usah tante , maksih . lagian udah malam . yaudah , saya pamit dulu tante . ci , aku pulang dulu .assalamualaikum” syawal berpamitan .”waalaikumsalam “jawab bunda suci . “hati-hati nak”lanjut beliau .
syawal kembali tersenyum namun sepertinya senyumnya memancarkan kekecewaan . ya , ia kecewa dengan perlakuan kekasihnya terhadapnya , menurutnya lebih baik ia mengalah daripada harus kehilangan kekasihnya .
-dkamar-
“maafin aku . aku gak bermaksud kayak gitu . aku ..aku gak bisa .. hiks hiks” terdengar suara seorang gadis sedang menangis .
‘TOKTOKTOK’
“uci , ini bunda . bunda boleh masuk ?”ucap bunda lembut . “masuk aja bun “ jawab suci seraya menghapus airmatanya . bunda masuk dan duduk disampingnya .
“uci udah bilang sama syawal kalau minggu depan kita bakal ke Singapore buat pengobatan uci ?” Tanya bunda . suci menggeleng , “belum bun . uci gak berani” jawab suci pelan .
Bunda menggeser duduknya , memposisikan duduknya lebih dekat dengan anaknya itu . “uci gak bisa nutupin ini selamanya . lambat laun syawal pasti tau . eh , udah malam . uci tidur gih .besok sekolah .oke”ujar bunda seraya beranjak dari duduknya dan pergi keluar kamar .
6 hari kemudian
Syawal berkeliling sekolah mencari suci , sempat keletihan juga ia karena mengelilingi sekolah yang lumayan besar namun demi suci , demi menjelaskan pada suci tentang masalah yang menurutnya hanya kesalahpahaman kecil . enam hari telah berlalu , namun dirinya tak pernah bertegur sapa dengan kekasihnya . tak lama , ia menemukan sosok kekasihnya sedang duduk ditaman sekolah . dihampirinya kekasih yang sangat dicintainya itu .
“uci” ucapnya pelan . suci menoleh lalu kembali memandang lurus kedepan .
Selama beberapa menit mereka diam . “aku mau ngomong” ucap suci dan syawal bersamaan .
“kamu aja dulu” ujar suci , syawal menggeleng , “kamu aja dulu” suci menggeleng , “kamu aja “ syawal menghela napas , yasudahlah lebih baik dia yang mengalah daripada terjadi yang lebih buruk ,pikirnya .
“oke aku dulu .”ujar syawal . kembali ia menarik napas panjang .” jadi ,em selama beberapa hari terakhir kita gak ada kontak kontakan , setiap kamu ngeliat aku kamu pasti langsung buang muka. apa gara-gara masalah itu ? kan aku udah bilang , dia itu sodara aku . “ syawal menjelaskan secara panjang lebar .
Suci menengadahkan kepalanya , sekarang gantian ia yang menghela napas panjang . “bukan . kamu gak salah . kalo masalah itu aku gak mikirin lagi, aku percaya sama kamu . ‘untuk apa cinta itu’ kalo aku gak percaya sama kamu kaan ? “suci menjawab pertanyaan yang dilontarkan syawal dengan pelan tapi pasti . syawal hanya mengangguk ,ia tak mau berkomentar lebih banyak ,takut akan malah menambah masalahnya, “syukur deh . sekarang giliran kamu . kamu mau ngomong apa sama aku ?”Tanya syawal .
Suci terlihat bingung , terpancar jelas dari raut wajahnya . ia bimbang , apa ini saatnya untuk memberitaukan semuanya ? “kamu kenapa ? kok kayak bingung gitu sih ?”pertanyaan syawal makin membuatnya gelisah .
Teeeet
Bel masuk berbunyi , membuat suci terbebas dari apa yang membuatnya tersiksa sekarang ini ,menceritakan yang sebenarnya . “udah bel , pas pulang aja “ujar suci.”aku masuk dulu” lanjutnya cepat sebelum syawal memaksanya untuk bercerita .
Selama jam pelajaran pikiran suci tak tertuju pada pelajaran yang sedang dijelaskan gurunya . pikirannya sibuk mengatur kata-kata , kalimat yang akan dikatakanyya pada kekasihnya sepulang sekolah nanti .
Teeeet
Bel pulang berbunyi , dengan cepat syawal memasukkan buku kedalam tasnya , berlari menuju kelas kekasihnya . hatinya gelisah ,perasaan tak enak menghampirinya . dilihatnya suci telah menunggu didepan kelas ,”ngomongnya ditempat lain aja ya “ajak suci . syawal mengangguk lalu menuntun suci menuju motornya , mereka pergi kesuatu tempat .
Suci turun dari motor dan berjalan menuju ayunan yang terletak dibawah pohon rindang . syawal mengikuti langkah pujaan hatinya . beberapa menit mereka hanya diam , menikmati angin sepoi yang bertiup pelan , namun didalam hati , mereka sibuk mengatur pikiran masing-masing .
“jadi ..”ucap syawal memecah keheningan yang sedari tadi tercipta .
“aku besok kesingapore” ucap suci pelan namun terdengar jelas ditelinga syawal .
JEDERR !
Bagai tersambar petir syawal mendengar itu , ia tak mengira hal ini terjadi . tapi , dihadapan suci ia berusaha tenang .
“mau ngapain ? lama disana ?”tanyanya , syawal berusaha menstabilkan emosinya .
“aku .. aku mau operasi . kanker otak .selesai operasi aku pulang .” suci meneteskan airmatanya .
Untuk kedua kalinya syawal merasa sakit , namun kali ini lebih sakit . selama ini pujaan hatinya menutupi semua ini darinya . kenapa ? kenapa harus kekasihnya , batin syawal . hatinya memberontak .
Mereka kembali diam ,pikiran mereka kini lebih kalut .suci menghapus airmatanya , “aku mau pulang” tanpa banyak bicara syawal beranjak dari duduknya ,berjalan menuju motornya .
keesokan harinya
“kamu hati-hati disana “ ucap syawal lembut ,ia kini lebih bisa berlapang dada . “jangan lupa hubungi aku , kasih kabar .oke “ lanjutnya .suci mengangguk seraya tersenyum , “aku berangkat dulu” .
”tunggu ! aku tau ‘untuk apa cinta itu?’ , untuk apa cinta aku buat kamu ,semua itu untuk diperjuangkan . aku akan selalu nungguin kamu disini “ujar syawaltiba-tiba.tak ada nada keraguan didalamnya . “ya , cinta itu untuk diperjuangkan!” sahut suci seraya tersenyum lalu berjalan menuju pesawat yang telah menunggunya .
3bulankemudian
“yeah ,aku tau kamu pasti sembuh ci“ ucap syawal dengan senyum mengembang . senang sekali dirinya . ia bisa melihat pujaan hatinya lagi , dengan kondisi yang lebih baik tentunya .
“iyaaa , Alhamdulillah “jawab suci .
“jalan-jalan yuk , aku udah kangen banget nih jalan-jalan sama kamu ..”ajak syawal . ia rindu dengan semua ini .
“ayook” sahut suci dengan semangat .
Mereka pergi ke tempat favorit mereka ,suatu tempat yang sangat indah bagi mereka .
THE END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar